Raut wajah para santri SMA DTBS Putra tampak tak biasa pagi itu. Ada semangat yang berbeda, seperti sedang menunggu kejutan yang belum mereka pahami sepenuhnya. Pada 14 November 2025, mereka bersiap meninggalkan kelas untuk belajar di tempat yang jarang dikunjungi oleh pelajar pada umumnya: Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Arcamik, Bandung.
Sebelum kendaraan melaju, doa mengalun pelan. Para santri memohon keselamatan, lalu masuk ke dalam kendaraan dengan sikap disiplin yang seakan menjadi pakaian keseharian. Perjalanan menuju LPKA tidak semata perpindahan lokasi belajar; itu adalah perjalanan menuju sudut realitas yang sering terlindung dari mata masyarakat.
Setiba di tujuan, sambutan petugas terasa hangat namun penuh wibawa. Para santri diarahkan memasuki sebuah aula, mendengarkan gambaran singkat tentang tempat yang kini mereka pijak. LPKA bukan hanya pusat hukuman, tetapi ruang pembinaan bagi anak-anak yang sedang berusaha mengenal ulang dirinya.
Irfan, Humas SMA DTBS Putra, menegaskan makna kunjungan tersebut. Ia menyebut bahwa pertemuan ini ingin membuka mata santri mengenai hukum bukan hanya dari teori, tetapi juga kenyataan. “Kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih nyata tentang budaya hukum, konsekuensi setiap tindakan, serta proses pembinaan negara dalam membentuk kembali karakter anak-anak binaan,” ucapnya.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan pembagian kelompok. Para santri duduk berdampingan dengan anak-anak binaan, menyimak kisah yang tak mereka temukan di buku pelajaran. Cerita tentang kesalahan, konsekuensi, dan harapan untuk memulai kembali hidup dengan lebih baik.
Seorang santri kelas X, Muhammad Rayhan Alfajr, mengaku mendapat pelajaran penting dari pertemuan tersebut. “Di dalam lapas, kami melihat bagaimana anak binaan belajar untuk disiplin dan taat aturan. Banyak hikmah yang bisa kami ambil,” ungkapnya.
Mereka pulang bukan hanya membawa cerita, tetapi juga kesadaran baru. Belajar dari balik pagar pembinaan, para santri memahami bahwa aturan bukan sekadar pembatas, melainkan pelindung. Aturan menjaga manusia tetap berada pada jalannya, baik dalam kehidupan beragama, maupun sebagai warga negara. Perjalanan sehari itu menjadi pengingat bahwa kebebasan sejati tumbuh dari ketaatan. (Noviana)
Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA DTBS Putra
Link pendaftaran dapat diakses melalui :
https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id
Informasi lebih lengkap dapat menghubungi :
Humas SMA DTBS (0813-2400-0121)
Ustadz Irfan (0838-2299-8345)
SMA Daarut Tauhiid Boarding School Putra
Alamat
Jl. Cigugur Girang No.33, Cigugur Girang, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559